Aku bingung dengan perasaanku saat
ini. Aku merasakan sesak di hati tapi aku tak tahu karena apa. Aku ingin
berteriak sekencang-kencangnya tapi aku tak tahu berteriak untuk apa. Aku ingin
marah tapi ku tak tahu marah atas dasar apa dan kepada siapa. Bukankah yang
kurasa ini aneh?.
Sepertinya hati dan perasaanku
sedang bermasalah. Atau mungkin hati dan pikiranku sedang berkonflik? Tapi atas
dasar apa mereka berkonflik, aku pun tak tahu. Rumit dan aneh mungkin seperti
itulah yang ku rasakan.
Mungkinkah ini bagian dari sepi
yang ku rasa? Mungkinkah hati dan pikiranku berkonflik karena rasa sepi? Atau mungkinkah
mereka sedang merindu?.
“Merindu ….?? Hmm…mungkinkah?? “
Hahahaha hati dan pikiranku
merindu, kepada siapa dan untuk apa mereka merindu. Mereka lucu, mereka yang
merindu tapi kenapa mereka menyeretku masuk kedalam rindu itu.
“Ada apa dengan mereka?”
Apa alasan mereka melibatkanku
dalam urusan merindu sedang ku tak ingin tapi mereka menyeretku. Bukankah ini
kejam? Aku tak ingin terlibat tapi aku diseret dan aku tak berdaya.
“Lepaskan aku …..!!!”
Lepas, lepaskan aku segera. Jangan bawa
aku masuk kedalam ruang bernama “rindu” , kali ini ku tak ingin. Aku bosan dan
lelah.
“Apakah aku salah? “
Bukankah aku punya hak atas hati
dan pikiranku? Tapi kenapa mereka seolah-olah tak pernah berpihak kepadaku. Aku
hanya ingin sehari tanpa merindu. Karena ku tahu rindu ini akan terbuang
sia-sia. Rindu ini akan terbuang percuma karena pengabaian. Aku tak ingin sakit
kali ini. Aku tak ingin kecewa kali ini. Dan aku tak ingin menyesal karena
rindu ini gagal bertemu pemiliknya.
“Kali ini saja..”
Bukan karena aku benci merindu. Aku
hanya ingin melindungi perasaanku dari pengabaian, ku tak ingin ada luka kali
ini. Perasaanku pun butuh waktu untuk mengobati lukanya. Kali ini saja, beri ia
waktu sehari tanpa merindu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar